Kangen

Dipublikasikan pada 7/07/2013 01:17:00 PM oleh Info Astronomy 0 Comments


Dulu gue sempet jijik denger orang bilang, "Aku kangen kamu yang dulu." Rasanya aneh aja, kangen sama yang dulu? Yang pas masih kecil gitu? Tapi, gue sekarang paham apa yang dirasakan orang yg bilang kayak gitu.

I know that feel.

Kisah gue dimulai saat gue masih kelas 1 SMK. Gue menemukan sesosok orang yang beda dari yang lain, gue kagumi dia. Sampai akhirnya gue sayang (cieeeee).

Pertemuan itu diawali, gue awalnya belum ada rasa. Ya kayak kucing garong ketemu marmut yang imut suka ngemut-ngemut lumut (eh). Singkat cerita, gue saling kenal sama orang yang gue kagumi itu.

Kami bedua saling tukar nomor telepon, iya waktu itu blekberi belum se-booming sekarang. Dia yang pertama sms, dan gue yang kedua, alias yang ngebales. Obrolan di sms itu masih garing abis, saling basa-basi nanya "Lagi apa?".

Semakin mendekati kenaikan kelas, gue dan orang yang gue kagumi itu makin dekat. Kayaknya ada yang beda dari sikapnya ke gue, oh gue tau, kata temen gue itu namanya Cinta.

Ah, tadinya gue gak mau cinta-cintaan di sekolah, tapi apa daya kalo hati udah memaksa. Pfftt.

Dekatnya kami berdua bagaikan botol dengan tutupnya. Saling menjaga agar air tidak tumpah. Tapi ya akhirnya tumpah juga. Lo tau kan? Orang ketiga. Pembeli botol.

Hampir 3 tahun gue bersamanya, makin banyak yang gue rasa berubah. Terutama dari sikap, kelakuan, dan kesukaan. Dulu gue masih inget banget, di atas jam 9 gue pasti udah gak ada nyawanya (tidur), dan dia kirim pesan gambar ke gue dengan isi teks: "Selamat tidur, sayang."

Sekarang itu cuma jadi pesan tersimpan di folder hp gue. Suka ketawa dan sedih juga sih saat bacanya. Gue juga masih inget, awal tahun 2012 yang lalu, dia pernah nyanyi lagu Agnes Monica lewat telepon. Suaranya gue rekam agar abadi.

Kata-kata "Aku kangen kamu yang dulu." itu benar-benar ajaib. Kampret juga sih gue bisa ngucapin kata-kata itu saat ini.

Sakit hati juga gue rasain, ya walaupun udah dijelasin kayak gimana juga. Gue benci orang yang cuma bisa merusak hubungan orang lain. Gue ngerasain gimana perasaan orang lain yang dirusak hubungannya dengan orang ketiga itu.

Tapi gue bingung, kenapa di dunia ini ada orang ketiga ya? Oh gue tau, mungkin mereka gak laku buat cari pasangan hidup.

Cukup. Sakit hati ini gak boleh berlanjut. Akan gue simpan dalam hati, perasaan yang sama sejak 3 tahun yang lalu. Entah dia masih sama seperti janjinya, atau melupakannya.

Fin.

0 komentar:

Punya pendapat tentang tulisan di atas? Beri komentar Kamu di bawah ini.